STOP SOPA/PIPA ACT

Mendownload Rapidshare dengan Slimrat dan Wget.

"Rapidshare", "Rapidshare lagi... rapidshare lagi", "waduh rapidshare.." Sering sekali kita mendengar kata-kata tersebut (atau malah terkadang kita sendiri yang mengucapkan, hehehe) apabila lagi mengtongkrongi internet. Dah capek2 cari, atau dapat barang-barang bagus tapi ujung-ujungnya keinginannya kandas karena harus berhadapan dengan Rapidshare.
Jika menghadapi keadaan di atas, trik berikut boleh dicoba. Mendownload dengan menggunakan Slimrat dan wget. trik ini penulis dapat dari majalah Infolinux edisi bulan 3 pinjaman dari seorang teman (thanks Infolinux and Mas Walhyx atas pinjaman Infolinuxnya). Slimrat ditulis dengan menggunakan bahasa Perl dilisensikan di bawah bendera GPL dan dapat didownload di sini
Sebelum dapat menjalankan slimrat, pada distro Ubuntu/Debian install terlebih paket modul perl yang dibutuhkan oleh slimrat,
#sudo apt-get install libwww-mechanize-perl libgtk2-gladexml-perl
Untuk distro berbasis RPM, cari dan install
- libwww-mechanize-perl
- perl-Gtk2-gladeXML (GUI)
Setelah selesai mendownload slimrat, ekstrak paketnya. Jika tidak mau repot dengan terminal, untuk menjalankan Slimrat, silahkan coba GUInya. Buat sebuah launcher di dekstop, name SlimRat dan commandnya arahkan ke direktori di mana slimrat-gui tersimpan (slimrat-gui terdapat dalam folder slimrat yang telah diekstrak sebelumnya, misalnya /media/Data/Linux/slimrat-0.9.3/slimrat-gui). Dobel klik pada launcher yang tadi telah dibuat untuk menjalankan Slimrat...

Jika menggunakan terminal, silahkan lakukan langkah2 berikut.
Pada direktori home anda, cari file .bashrc (jika filenya tersembunyi, tekan CTRL + H untuk memunculkannya). Buka file .bashrc dengan teks editor dan pada baris terakhir, tambahkan.....

# PATH SlimRat
PATH=$PATH:"/media/Data/Linux/slimrat-0.9.3"
export PATH

note: Saya meletakkan path slimrat di direktori /media/Data/Linux/slimrat-0.9.3, anda bisa merubahnya sesuai dengan tempat anda menyimpan slimratnya.

save, dan close.

buka terminal, ketikkan
$slimrat --help

yang muncul adalah,

Loaded plugins: FastLoad, MediaFire, YouTube, DepositFiles, Rapidshare, Leteckaposta

SlimRat

Downloads files from rapidshare and other servers to your working directory. Files to download are specified by download links like 'http://rapidshare.com/files/012345678/somefile.xxx' as arguments on command line or one per line in file given as --list option ('-' for stdin works too).

USAGE:
/media/Data/Linux/slimrat-0.9.3/slimrat [options] [link [link [...]]]

OPTIONS:
-h | --help this help
-l | --list filename load links from file (one per line)
-c | --check only check links, don't download them
-t | --to directory destination directory (where to download)
-w | --wget wget options, enclosed in quotes
slimrat -w '--limit-rate=20k' -l file-list

Untuk mendowload suatu file, sebagai contoh... saya mendapat di internet sebuah link untuk mendownload file pdf Linux-Server.Hacks-OReilly.pdf.
maka yang saya terlebih dahulu mengetikkan......

$slimrat -c http://rapidshare.com/files/89832461/Linux-Server.Hacks-OReilly.pdf

Perintah slimrat -c digunakan untuk mengecek apakah file yang kita ingin donwload masih ada atau telah dihapus dari tempat penyimpanan Rapidshare. Jika filenya masih ada (ALIVE), maka di saya lanjutkan dengan mengetik.....

$slimrat -w -v http://rapidshare.com/files/89832461/Linux-Server.Hacks-OReilly.pdf

note: -w adalah wget dan -v adalah fitur verbose pada wget.

untuk mendownload beberapa file sekaligus,
$slimrat -w -v http://rapidshare.com/vvvvv/sda.pdf http://rapidshare.com/files/xxxxx/xxxx.zip http://rapidshare.com/files/cccccc/cccc.zip

Atau bisa juga dengan cara menuliskan link file yang hendak didonwload kedalam sebuah file txt (misalnya Rapidshare.txt).
Pada terminal, ketikkan....

$slimrat -l Rapidshare.txt

Anda juga dapat menggunakan slimrat untuk mendownload file dari situs sharing lainnya seperti FastLoad, MediaFire, YouTube, DepositFiles, dan Leteckaposta.....

Referensi :
>Majalah Infolinux edisi bulan 3....
>http://code.google.com/p/slimrat/wiki

Temukan Roy Suryo

Dapat sesuatu nih dari blognya orang, lupa alamat blognya........... Ni screenshotnya..

Penasaran? Buka aja http://temukanroysuryo.co.cc/
(Note) Isi di luar tanggung jawab pemberi informasi......

Memutar mp3 dengan terminal

Di Ubuntu Linux, setelah selesai menginstall codec, ada banyak aplikasi GUI yang dapat kita gunakan untuk memutar file-file berekstensi mp3. Rhytmbox, Totem, Songbird, VLC, mplayer adalah beberapa diantaranya. Nah jika ingin yang sedikit lebih ekstrim (cieer..cieer..cieer, ekstrim kamma boss), kita dapat menggunakan terminal.

Buka terminal, masuk ke direktori penyimpanan lagu dengan perintah cd, sebagai contoh, saya menyimpan file-file mp3 saya di direktori /media/entertainmen/lagu/radiohead.

#cd /media/entertainmen/lagu/radiohead

Setelah direktorinya berpindah, ketikkan

#mplayer -vo ffmpeg *.mp3

mplayer adalah pemutar mp3nya, -vo adalah pilihan output driver dan ffmpeg adalah driver yang kita gunakan untuk memutar file mp3.

Cara tersebut di atas digunakan ketika kita ingin memutar semua file file mp3 yang terdapat dalam folder radiohead. Jika hanya ingin memutar satu lagu tertentu, cukup ketikkan judul lagunya, misalnya....

#mplayer -vo ffmpeg “fake plastic tree.mp3”

menggunakan tanda kutip “” jika pada judul lagu terdapat spasi, jika tidak terdapat spasi, cukup ketikkan judulnya langsung tanpa tanda kutip.

Nah bagaimana misalnya jika kita ingin memutar lagu via terminal tapi file-file mp3nya berada di direktori yang berbeda-beda?

Bisa, gada masalah!! Cukup buat sebuah playlist dengan gedit seperti gambar di atas. Save dengan ekstensi m3u.

Kembali ke terminal, masuk ke direktori penyimpanan playlist yang tadi telah dibuat.

#mplayer -playlist nama_playlist.m3u

Untuk mem-pause lagu yang sedang jalan, kita dapat menekan Space, untuk next song tekan enter, dan untuk stop tekan Q, untuk mempercepat track lagu tekan tombol direction.

That's all..... Selamat menikmati mp3 via terminal......


Forward email: "Microsoft Tampaknya Melakukan Monopoli di Republik Indonesia"

****************************
-------- Isi Pesan Asli --------
Dari: harmiel m soekardjo <harmiel@indo.net.id>
Balas-Ke: jaring@bhaktiganesha.or.id
Untuk: itb75@itb.ac.id, jaring@bhaktiganesha.or.id
Judul: [jaring] fwd: "Microsoft Tampaknya Melakukan Monopoli di Republik
Indonesia"
Tanggal: Wed, 04 Mar 2009 17:23:40 +0700


padahal kita sudah pernah berteriak lantang: G-O-S
lalu di mana sumber salahnya?


salam,
harmiel
>
> 2009/3/2 Onno W. Purbo <onno@indo.net. id
>
> Ini surat saya yang sempat saya kirim kan ke beberapa Redaksi
> kalau bisa di bantu buat masuk ke surat pembaca nuhun pisan.
> isinya sbb:
>
> Jakarta, 2 Maret 2009
> Redaksi Yth.
>
> Dengan Hormat,
>
> Microsoft tampaknya melakukan monopoli di Republik Indonesia.
>
> Saya bersama istri saya berkunjung ke Megabazar di JHCC
> pada tanggal 1 Maret 2009. Kami dengan terpaksa membatalkan
> niat kami untuk membeli netbook/laptop dengan prosesor
> Atom. Praktis semua netbook/laptop dengan prosesor Atom
> yang kami temui telah di bundel/pre-install dengan
> Microsoft & harga yang harus dibayar sudah
> termasuk Microsoft di dalam-nya. Artinya, pembeli
> dipaksa untuk membayar Microsoft bersama netbook
> tersebut tidak peduli walaupun tidak akan digunakan.
>
> Paling tidak untuk Netbook, tidak ada toleransi
> bagi mereka yang ingin menggunakan open source
> di laptop-nya, kita semua harus membayar sistem
> operasi Mircosoft yang sudah terbundel.
> Bayangkan jika terjual ribuan laptop/bulan,
> artinya bangsa Indonesia harus membayar
> beberapa milyard rupiah / bulan ke Microsoft
> padahal tidak digunakan oleh penggunanya.
> Padahal jelas-jelas Pemerintah Indonesia
> sudah mencanangkan "Indonesia, Go Open Source!"
>
> Hal ini tampaknya merupakan pelanggaran terhadap
> UU 5/1999 tentang larangan praktek monopoli
> dan persaingan usaha tidak sehat. Besar harapan saya
> teman-teman di redaksi dapat menayangkan
> hal ini di surat pembaca suratkabar
> anda. Semoga dapat menggugah teman-teman di
> KPPU, Menteri Perdagangan, MENKOMINFO dan
> MENRISTEK untuk melihat lebih jauh tentang
> kasus ini.
>
> Jakarta, 1 Maret 2009
> Hormat Saya,
> Onno W. Purbo, Ph.D
> Penulis Teknologi Informasi
>
> Tembusan:
>
> Ketua KPPU
> Menteri Perdagangan
> Menteri Komunikasi dan Informasi
> Menteri Negara Riset dan Teknologi
>
> Data Pribadi / Identitas
>
> Nama : Onno W. Purbo, Ph.D
> Alamat : Jl. Swadaya V/20, Jakarta 10640
> Telepon : 021 4204701
> Pekerjaan : Penulis Teknologi Informasi


=================================================================


Email ini saya dapat dari salah satu milis.
Untuk membendung tingginya tingkat pembajakan produk-produknya, (dan juga untuk membuat laku produknya), Microsoft melakukan cara-cara yang tidak fair. Salah satunya adalah dengan kerjasama dengan vendor Laptop/komputer dengan cara membundel OSnya langsung dengan Laptop/Komputer yang yang dijual. Nantinya mereka akan mengklaim bahwa produk-produk mereka terjual jutaan copy, padahal yang mereka tidak menjual secara fair tapi memaksa konsumen untuk membeli barang mereka (banyak konsumen yang tidak tahu hal ini dan menganggap bahwa itu sudah dari sononya dan itu ga beli alias gratis, mereka tidak sadar bahwa mereka harus menambah harga produk yang mereka beli dengan beberapa juta demi software buatan Microsoft), padahal belum tentu konsumen tersebut mau untuk membelinya. Betul-betul sebuah pembodohan yang terstruktur.

Automatic mounting ntfs on ubuntu intrepid

On Ubuntu 8.10 when we login, by default, the disk partition formatted with windows ntfs is not automatically mounted. We have to mount it manually if we want to open it. The manual way to make the partition mounted automatically by editing fstab in the directory /etc with adding mount point of the directory of the partition, the value and the driver we use. The easiest way is on graphical User Interface (GUI), we can use "disk manager". With this software, we can make the partition mounted automatically during boot, and we do not have to mount it manually again. To install the software, go to synaptic, on advanced search, type "disk manager" (without quote). Mark the application and then apply. After the installation finished, go to System > Administration > Disk Manager. On the window disk manager find section NTFS Policy and mark enable write support. Just click autoconfigure to configure it automatically. Done, reboot to see the result.